10 Maret 2015

Pagi hari aku terkejut tak kala kau hadir di mimpiku dengan sangat jelas tiba-tiba sangat peduli dengan aku, terbangun dan tersadar bahwa itu hanya mimpi membuatku merasa lega. Lega karena kita punya janji hari ini akan bertemu di kota ini, bertemu untuk bercerita tentang kita. Tapi temanmu kena campak, penyakit kulit berisi bentolan di kulit. Walau hingga hari ini aku masih berharap kau bisa tiba-tiba hadir di sini, dalam mimpi sekalipun aku senang kau datang. Baju yang ku pakai di mimpi pun ku pakai hari ini.  

Ketika kabar sedih membuatku memberhentikan halusinasiku, mematahkan semangatku sore ini. Belum pernah terjawab pernyataan yang akhir-akhir ini muncul dalam benak. Ketika orang yang paling kita sayangi pergi selamanya, aku belum siap. Merasa ingin datang lebih dekat, memeluk dan mencium dia yang telah tiada yang entah mengapa sangat dekat dengan lamunanku hari ini.

Titipan pesan beberapa kali untuk memeluk dan menciumnya, ingin ku sampaikan kembali untuk terakhir kalinya untuk dia yang memberikan cinta yang nyata dalam buah cintanya dengan yang terdahulu. Tak akan mungkin kita bertemu lagi dengan dia yang sudah pergi. Tenanglah di sana.

Tidurlah....


Say something, I’m giving up on you
I’ll be the one, if you want me to
Anywhere, I would’ve followed you
Say something, I’m giving up on you

And I am feeling so small

It was over my head
I know nothing at all
And I will stumble and fall

I’m still learning to love
Just starting to crawl

Say something, I’m giving up on you

I’m sorry that I couldn’t get to you
Anywhere, I would’ve followed you
Say something, I’m giving up on you

And I will swallow my pride

You’re the one that I love
And I’m saying goodbye

Say something, I’m giving up on you

And I’m sorry that I couldn’t get to you
And anywhere, I would’ve followed you
Say something, I’m giving up on you
Say something, I’m giving up on you

Say something

Comments

Popular Posts