CATATAN MALAM INI



Bermula dari sebuah buku tentang pentingnya memaafkan, cerita ini tertuliskan. Buku itu membuat besarnya keinginanku untuk merasakan bagaimana dinginnya badan seseorang ketika malaikat pencabut nyawa datang kepada seseorang. Teriakan dari dalam batin yang tidak dapat disuarakan. Hentakan kaki sang malaikat terasa dekat di telinga. Kematian yang menyeramkan, melebihi apa yang pernah aku lihat. Seperti daging yang terkelupas dan tersisa ditengkorak. Menyeramkan memang rasanya. Sepertinya penyakit lamaku yang berjalan dilorong rumah sakit, dan berlari serta pandangan hitam, abu-abu dan putih berputar dikepalaku. Dulu aku suka mendengar suara aneh ditelingaku yang sepertinya sedang bercerita satu dengan yang lain. Walau sekelilingku sudah tertidur. Aku merasa cerita lama ini terulang kembali beberapa hari ini. Seperti ada kebahagiaan tersendiri merasakan kematian secara perlahan dan pasti. Setiap malam aku mencoba rasanya kematian, dan di terang hari aku merasa bebas dan lepas tanpa beban. Entah itu karena aku menjadi semakin mensyukuri apa yang sedang ku jalani saat ini walau masih ada kekurangan.
Bahkan malam ini, aku harus mengalami malam seperti beberapa hari ini, ketika mataku tak cukup sayu untuk tertidur. Dan semakin hari, kunikmati penderitaan dimalam hari ini. Apalagi pada pukul 1 subuh hingga pukul 4 subuh bahkan pukul 5. Dan dengungan dikepala ini menjadi bagian yang tak terpisahkan dari apa yang kunikmati setiap hari, walau asalnya aku merasa ini adalah penderitaan. Yah, aku menyesali perbuatanku yang menyakitkan hati orang, namun kelegaan tersendiri ketika aku tidak mempunyai rahasia dalam kehidupanku. Aku selalu punya teman untuk berbagi. Walau berbagi ini kadang tidak meyakinkanku.
Sayatan demi sayatan didalam hati, sejak kecil sudah ku coba didalam diriku. Membuat diriku makin menderita dengan apa yang ada dalam tubuh ini. Aku pun saat ini teringat ketika aku pernah dua kali dalam kehidupanku ingin mengakhiri peperangan batin ini. Seperti halnya jati diriku yang tak ku pahami seutuhnya sampai hari ini. Aku bersyukur ketika seseorang mengajari aku untuk bisa menikmati ruangan gelap. Ku pikir dia tidak sengaja bisa menyembuhkan penyakit anehku ini. Bahkan ketika aku mengetik ini, aku berada didalam kegelapan ruangan kamar.
Ketika aku dengan mudah memaafkan seseorang, maka ketegangan dalam batinku berkurang. Saat ini aku menyadari ada kejanggalan dalam diriku, dan baru ku sadari setelah usiaku sekitar seperempat abad. Bahwa aku seorang yang susah mengutarakan sesuatu. Baik itu pujian maupun luapan emosi. Aku hanya berani meluapkan melalui tulisan maupun penyampaian pesan tertulis. Dan ini adalah hal introvert dalam diriku. Ini bukanlah hal yang baik dalam diriku.
Namanya juga penggalian jati diri. Ku pikir aku harus menyadari karunia yang ada pada diriku dan mengembangkannya agar aku tak mati sia-sia.

Comments

  1. Anda Sedang mencari obat Kencing Nanah yang ampuh di apotik? atau bingung memilih nama atau merk obat yang mujarab akibat Kencing Keluar Nanah yang anda derita? Tepat sekali anda mengunjungi situs ini, kami tunjukan kepada anda obat herbal GangJie dan Ghosiah baik untuk pria maupun wanita. obat herbal ampuh yang di ramu khusus untuk mengatasi Penyakit Kencing Nanah, membasmi bakteri penyebabnya dan menghilangkan gejala yang timbul akibat Bakteri tersebut. obat ini sudah di buktikan ke ampuh annya oleh banyak orang. dan sekarang giliran anda untuk membuktikan keampuhan dari obat herbal ini. anda juga mudah menemukan situs ini di google.co.id. berikut ini gambar untuk obat gangjie dan ghosiah:

    ReplyDelete

Post a Comment

Popular Posts