Skip to main content

Press Release CORE Indonesia

Press ? for keyboard shortcuts.

Kepada Yth. Rekan-rekan wartawan media cetak dan elektronik
Pada bulan Maret lalu Pemerintah mengeluarkan paket-paket kebijakan untuk mengatasi permasalahan defisit neraca transaksi berjalan yang menjadi salah satu pemicu utama melemahnya nilai tukar Rupiah akhir-akhir ini. Di antara paket kebijakan tersebut adalah kebijakan bebas visa bagi 30 negara untuk kunjungan singkat/wisata ke Indonesia. Kebijakan ini diharapkan akan dapat menarik lebih banyak jumlah wisatawan dari negara-negara tersebut untuk berkunjung ke Indonesia, sehingga dapat mendongkrak penerimaan devisa negara

CORE Indonesia berpendapat bahwa kebijakan ini merupakan satu langkah penting, tidak hanya untuk meredam pelemahan nilai tukar Rupiah, tetapi juga mendorong pertumbuhan sektor pariwisata yang selama ini masih cenderung tumbuh linier dan tertinggal dari banyak negara lain termasuk negara-negara tetangga di ASEAN.

Pariwisata memang telah ditetapkan sebagai sektor prioritas pendorong ekonomi oleh Pemerintahan Jokowi-JK. Di dalam RPJMN 2015-2019 pun pemerintah telah menetapkan target kunjungan wisatawan mancanegara hingga 20 juta pada tahun 2019. Namun sayangnya, hingga saat ini belum ada suatu peta jalan (roadmap) yang jelas terkait strategi pengembangan sektor pariwisata dalam lima tahun ke depan untuk mencapai target tersebut.
Bagaimana CORE Indonesia memandang masalah ini dan langkah-langkah apa yang perlu dilakukan untuk mendorong kinerja sektor pariwisata dalam lima tahun kedepan dapat dilihat lebih lengkap pada catatan press release CORE terlampir.


Hormat kami,

Mohammad Faisal, Ph.DDirektur Penelitian
Center of Reform on Economics (CORE) Indonesia

Comments

Popular Posts