Tulisan dari peserta Beasiswa untuk anggota GMKI Medan 2015

PENGALAMAN BER-ORGANISASI DI GMKI

    Masa orientasi mahasiswa baru Fakultas Hukum USU diisi dengan kegiatan pengenalan organisasi. Saya, Meilinda Theresia sebagai mahasiswa baru stambuk 2012 Fakultas Hukum USU pada saat itu masih bingung ingin menjatuhkan pilihan pada organisasi mana yang sekiranya baik untuk saya ikuti. Seiring berjalannya waktu dan proses perkuliahan pun sudah dimulai, begitu banyak macam organisasi di area kampus yang membuka stand pendaftaran dan tentu hal itu membuat saya semakin bingung. Saya sangat ingin mengikuti organisasi, karena hal utama yang menjadi alasan saya adalah untuk mencari teman. Sebagai mahasiswa USU yang sebelumnya berasal dari Jakarta, menjalin relasi dengan dunia yang baru di kota Medan merupakan hal yang sangat perlu untuk saya lakukan.
    Tiba pada suatu hari, saya memberanikan diri untuk mendaftarkan diri di stand pendaftaran peserta MAPER GMKI cabang Medan. Saya mengikuti rangkaian kegiatan Masa perkenalan GMKI Medan pada saat itu dengan baik, tepatnya bulan November tahun 2012 saya secara resmi diutus sebagai anggota baru GMKI cabang Medan. Sebagai seseorang yang belum memiliki pengalaman organisasi sebelumnya, saya merasa GMKI adalah organisasi yang saya anggap dapat menjadi wadah baru saya untuk belajar berorganisasi.
    Saya mulai menapaki karir organisasi di GMKI mulai tahun 2012 dengan menjadi anggota komisariat Fakultas Hukum USU, GMKI cabang Medan. Begitu banyak program-program yang saya ikuti di komisariat. Termasuk salah satunya ialah, saya menjadi peserta Latihan Dasar Kepemimpinan (LDK) komisariat FH USU bekerja sama dengan Yayasan Padimun Kasih pada tahun 2013. Kemudian pada tahun yang sama, saya mulai mengemban tugas pelayanan pertama saya di GMKI sebagai panitia Malam GMKI tahun 2013 yang saat itu merupakan salah satu program dari Pengurus Komisariat FH USU masa bakti 2012-2013.
    Masih ditahun yang sama,tahun 2013 setelah berakhirnya keperiodean pengurus komisariat FH USU masa bakti 2012-2013. Saya ditunjuk sebagai Wakil bendahara pengurus Komisariat untuk masa bakti 2013-2014. Yang kemudian secara langsung juga menunjuk saya sebagai Ketua atau Koordinator Tim Penggalangan Dana (TPD) komisariat FH USU tahun 2013-2014. Kemudian berdasarkan surat rekomendasi nama dari komisariat kepada cabang, dimasa kepengurusan saya sebagai PK, saya ditunjuk menjadi Panitia Masa Perkenalan GMKI cabang Medan tahun 2013.
    Satu tahun masa kepengurusan dan mengikuti beberapa kepanitiaan dikomisariat maupun cabang Medan, cukup banyak memberikan saya pelajaran yang sangat berharga. Mulai dari pelajaran mengenai pentingnya menghargai waktu, bagaimana menjadi seorang pemimpin yang takut akan Tuhan dan juga pelajaran mengenai bagaimana saya bisa menjadi teladan bagi semua orang dalam berbuat baik serta bagaimana cara saya mampu mengaplikasikannya ditengah –tengah pertemanan saya, lingkungan saya dan di keluarga saya. Melalui GMKI, karakter diri saya ditempa untuk menjadi seorang yang berani tampil didepan umum, mampu bersosialisasi dengan baik serta menjalankan berbagai macam kegiatan dan program-program yang sedikit banyak menjadi suatu wawasan baru bagi saya dalam menjalani kehidupan sehari-hari.
    Setelah berakhirnya masa kepengurusan saya menjadi seorang wakil Bendahara pengurus Komisariat GMKI Fakultas Hukum USU masa bakti 2013-2014, masih timbul kerinduan saya untuk melayani di GMKI. Oleh karena itu saya ditunjuk kembali untuk menjadi Pengurus Komisariat. Hingga saat ini saya menjabat sebagai Wakil Sekretaris bidang Kerohanian GMKI Komisariat FH USU untuk masa bakti 2014-2015.
Pengalaman organisasi:
MAPER bulan November 2012
Peserta Latihan Dasar Kepemimpinan GMKI FH USU kerjasama dengan Yayasan Padimun Kasih tahun 2013
Panitia Malam GMKI FH USU tahun 2013
Wakil Bendahara PK GMKI FH USU 2013-2014
Koordinator Tim Penggalangan Dana GMKI FH USU 2013-2014
Panitia Maper GMKI Medan tahun 2013
Wakil sekretaris bidang Kerohanian PK GMKI FH USU 2014- sekarang

Demikianlah pengalaman berorganisasi saya di GMKI yang dapat saya sampaikan.
Akhir kata :
Tinggilah Iman,
Tinggilah Ilmu dan
Tinggilah Pengabdian
Ut Omnes Unum Sint,
 Syalom!
Melinda Nainggolan

Comments

Popular Posts